Untuk Tatapan Mu, Kekasihku


Walaupun kegembiraan lepas mampu menutup kesedihan hari ini, tapi percayalah kesedihan hari ini terasa yang mendalam dihati, aku sering alpa ketika meniti hari kegembiraan bersamamu.

Bukalah ruang ajar aku bisa melihat wajahmu, mendengar suaramu, merenung matamu, bagi aku melepaskan rindu yang mendalam dihati walaupun tidak mendampingimu, setelah sekian lama berpisah denganmu.

Izinkan aku berkhayal dirimu, agar diriku sentisa gembira seperti dulu walaupun dikau sudah melupakannya. Sering terlintas dihati adakah diri ini masih di ingatanmu. Ku berjalan sendiri di atas dunia fana ini untuk mencari cinta sejati, walaupun diri ini hancur olehmu.

Cerita yang aku karangi berhenti di pertengahan jalan lalu terbakar  di baham api panas yang membara. Kenapa?, hati ini sering tertanya, perpisahan ini yang kau minta.

Ingatlah hanya seperkara yang kau perlu tahu. “Relaku Menunggumu Seribu Tahun Lagi”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

  • :.Mutiara Kata.:

    Masa Lampau, Masa Sekarang Dan Masa Depan. Sebenarnya Adalah Satu... Ia Adalah Sekarang - Stove
  • :. Contemplation.:

    Pride is not the best because we never fell. But as we come back every time we fall.
%d bloggers like this: