Duhai Malam…..


Dear Umar,

Malam ini aku masih merasa sedih dan keliru atas apa yang berlaku atas diriku, hidup ini terlalu subjektif untuk ditafsirkan, kita sering takut akan takdir kerana takdir sering memeritkan. Perjalanan hidupku yang masih pajang sering pasrah atas apa yag berlaku atas diriku samada baik mahupun buruk. Luahan hati yang membuak-buak membuat diriku semakin lemah untuk berkata-kata, takut jika hati yang begitu bahagia hilang sekelip mata.

Diriku yang berselindung disebalik nama Umar Chong b. Shafie ini sering memberontak supaya dibebaskan, cukupla derita yang sering bergolak. Umar, kenapa kau pilih laluan yang penuh dengan liku-liku?, kenapa kehidupan begitu jadi pilihanmu?, sedangkan banyak lagi pilihan jalan yang lebih membahagiakan hidup kau.

Diriku tiada teman, tiada kasih, tiada cinta.

Thanks,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

  • :.Mutiara Kata.:

    Masa Lampau, Masa Sekarang Dan Masa Depan. Sebenarnya Adalah Satu... Ia Adalah Sekarang - Stove
  • :. Contemplation.:

    Pride is not the best because we never fell. But as we come back every time we fall.
%d bloggers like this: